INFOTREN.ID - Popularitas mobil listrik di Indonesia terus meningkat seiring berkembangnya teknologi otomotif ramah lingkungan. Selain lebih hemat energi, kendaraan listrik kini dibekali berbagai fitur modern yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengemudi.

Meski begitu, karakter mobil listrik berbeda dengan kendaraan konvensional sehingga pengguna perlu memahami cara kerja sistem keselamatannya. Pemahaman tersebut penting agar pengalaman berkendara tetap aman dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Berikut sejumlah fitur keselamatan mobil listrik yang perlu diketahui pengguna.

1. ADAS Membantu Mengurangi Risiko Kecelakaan

Salah satu teknologi utama pada mobil listrik modern adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS). Sistem ini memanfaatkan sensor, radar, dan kamera untuk membantu pengemudi mendeteksi potensi bahaya di jalan.

Beberapa fitur yang termasuk dalam ADAS antara lain Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), dan Blind Spot Monitoring (BSM). Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan menjaga jarak aman hingga melakukan pengereman otomatis ketika diperlukan.

Dengan bantuan sistem ini, pengemudi bisa lebih terbantu saat berkendara di jalan padat maupun perjalanan jarak jauh.

2. Regenerative Braking Punya Karakter Berbeda

Mobil listrik memiliki sistem regenerative braking yang membuat kendaraan melambat saat pedal gas dilepas. Teknologi ini berfungsi mengubah energi pengereman menjadi daya listrik untuk mengisi ulang baterai.