LOMBOK UTARA, Infotren.id - Peluncuran Program Sebar Qurban 2026 oleh Human Initiative resmi digelar di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Program ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan potensi peternak lokal dengan kebutuhan pangan masyarakat luas menjelang Idul Adha.

Inisiatif ini mengusung tema “Luaskan Dampak Qurban” sebagai bentuk ajakan untuk memaknai ibadah secara lebih luas. Tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, program ini juga menekankan pentingnya dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, qurban diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah terpencil.

Acara peluncuran dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari manajemen lembaga, pejabat daerah, dan para peternak lokal. Masyarakat dari berbagai daerah juga dapat mengikuti kegiatan ini melalui siaran langsung di kanal resmi Human Initiative.

Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah, menjelaskan bahwa program ini memiliki tiga misi utama yang saling terintegrasi. Ia menekankan pentingnya menghadirkan manfaat ibadah sekaligus pemerataan ekonomi bagi para peternak desa.

“Kami ingin qurban memberi manfaat yang lebih merata dan berkelanjutan, mulai dari menggerakkan peternak hingga berbagi kebahagiaan,” ujar Romi Ardiansyah dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026). Pernyataan tersebut menegaskan komitmen lembaga dalam menciptakan dampak jangka panjang.

Setiap hewan qurban yang disalurkan dalam program ini dirancang memiliki nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat penerima. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, turut mengapresiasi kolaborasi strategis ini sebagai langkah nyata menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjawab tantangan di masyarakat, termasuk dengan Human Initiative,” ucap Kusmalahadi. Ia juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi melalui saluran resmi yang telah disediakan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Kolaborasi ini juga memperkuat upaya menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan di berbagai wilayah.