JAKARTA, Infotren.id – Politikus sekaligus komedian ternama, Eko Patrio, menceritakan pengalaman traumatis yang menimpanya setelah insiden penjarahan kediamannya pada Agustus 2025 lalu. Akibat kejadian tersebut, rumah Eko dilaporkan mengalami kerusakan parah, mulai dari kaca jendela yang pecah, dinding yang dipenuhi vandalisme, hingga hilangnya berbagai barang berharga.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh kemarahan publik terkait unggahan video parodi "sound horeg" milik Eko yang dinilai tidak sensitif terhadap situasi masyarakat saat itu. Dampak dari peristiwa ini membuat Eko sempat menutup diri dari lingkungan sosial karena guncangan psikologis yang dialaminya.

“Waktu itu memang saya menutup diri, tidak mau bertemu orang karena masih trauma,” ujar Eko Patrio saat menjadi tamu dalam program televisi FYP, Senin (6/4/2026).

Di masa sulit tersebut, dukungan mengalir dari rekan-rekan terdekatnya, terutama anggota grup lawak Patrio, yakni Parto dan Akri. Eko mengaku komunikasi melalui telepon dan pesan singkat dari sahabat-sahabatnya sangat membantu proses pemulihannya.

“Mereka WhatsApp, telepon, kasih dukungan dan semangat. Itu saja sudah lebih dari cukup bagi saya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Akri melontarkan candaan mengenai alasannya belum sempat berkunjung ke rumah Eko pascakejadian. “Saya mau ke rumahnya tidak enak, masih berantakan, takutnya nanti malah disuruh bantu beres-beres,” seloroh Akri yang disambut tawa. Eko pun menanggapi lelucon tersebut dengan santai, menyebutkan bahwa kondisi rumahnya saat ini memang sudah kosong.

Sikap Eko yang kini sudah bisa menertawakan masa lalunya mendapat apresiasi dari pembawa acara, Melaney Ricardo. Menurut Melaney, kemampuan untuk melihat masalah dari sudut pandang yang lebih luas dan menertawakannya adalah tanda kedewasaan tertinggi.

Raffi Ahmad, yang juga memandu acara tersebut, menambahkan bahwa Eko Patrio adalah sosok yang sangat ikhlas. Raffi mengungkapkan bahwa saat penjarahan terjadi, fokus utama Eko bukanlah pada harta benda yang hilang, melainkan menenangkan sang istri, Viona Rosalina.

“Istrinya menangis terus saat itu, dan Mas Eko yang berusaha menenangkan beliau. Mas Eko sudah berdamai dengan keadaan dan mengikhlaskan semuanya,” pungkas Raffi.