INFOTREN.ID – Raksasa teknologi Google dilaporkan tengah melakukan negosiasi dengan SpaceX milik Elon Musk untuk mendapatkan bantuan dalam proyek ambisius mereka membangun pusat data di orbit Bumi. Jika kesepakatan tercapai, langkah ini akan mempertemukan dua pemain besar yang sebelumnya dianggap kompetitor dalam perlombaan luar angkasa.
Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa Google sedang menjajaki potensi kerja sama dengan SpaceX untuk memajukan inisiatif yang mereka sebut "Project Suncatcher". Proyek ini bertujuan mengeksplorasi kelayakan membangun pusat data di luar angkasa.
Menariknya, ide pusat data orbital Google sebenarnya sudah diumumkan pada November tahun lalu. Pengumuman ini mendahului rencana Elon Musk yang diumumkan pada Februari lalu, di mana SpaceX dan xAI berencana meluncurkan satu juta satelit untuk tujuan serupa.
Menurut laporan tersebut, Google juga tengah berdiskusi dengan perusahaan peluncur roket lainnya. Selain itu, perusahaan mesin pencari tersebut sudah bekerja sama dengan Planet Labs untuk merancang dan membangun satelit yang akan digunakan dalam proyek ini.
Visi Masa Depan Komputasi Orbital
Baik CEO Google, Sundar Pichai, maupun Elon Musk, sama-sama meyakini bahwa pusat data orbital adalah keniscayaan di masa depan.
"Tidak diragukan lagi, sekitar satu dekade dari sekarang, kita akan melihatnya sebagai cara yang lebih normal untuk membangun pusat data," ujar Pichai sebaagimana dikutip dari Engadget pada Rabu (27/5/2026).
Sementara itu, Musk pernah menyatakan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, satelit akan menjadi cara termurah untuk menghasilkan daya komputasi kecerdasan buatan (AI).
Tantangan Teknis dan Lingkungan