TANGSEL, Infotren.id – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong dunia pendidikan untuk beradaptasi. Salah satu langkah yang kini menjadi perhatian adalah penguatan kompetensi guru dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) serta pengenalan coding di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Deden Deni, menegaskan bahwa peningkatan kemampuan guru di bidang teknologi informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjawab tantangan zaman.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan sejak awal tahun ajaran untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik. Program pelatihan dan pengembangan kemampuan teknologi terus dijalankan secara bertahap guna memastikan guru mampu mengikuti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“Guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan. Penguasaan teknologi, termasuk AI dan coding, menjadi bagian penting agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini,” ujarnya.

Deden menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu guru dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari penyusunan materi pembelajaran, evaluasi, hingga administrasi pendidikan. 

Sementara coding menjadi keterampilan yang perlu diperkenalkan kepada peserta didik sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan di masa depan.

Saat ini, Dindikbud Tangsel masih melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam memperkuat kebijakan pengembangan kompetensi digital guru ke depan.

“Kami ingin memastikan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu evaluasi terus dilakukan sebelum dilakukan penguatan lebih lanjut,” kata Deden.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta (PKSS) Kota Tangerang Selatan, Eko Pranoto, menyambut baik langkah pemerintah daerah dalam mendorong penguasaan teknologi digital di kalangan guru.