BOGOR, Infotren.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi, khususnya kemampuan coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagai bagian dari upaya menghadapi transformasi pendidikan di era digital.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Konferensi Kerja Kota PGRI Tangsel, yang digelar di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus perencanaan program organisasi untuk satu tahun ke depan.

Konferensi kerja tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi profesi guru itu untuk mempertanggungjawabkan kinerja selama satu tahun terakhir sekaligus menyusun langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Ketua PGRI Tangsel, Hamdani, menjelaskan bahwa terdapat dua agenda utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut, yakni laporan pertanggungjawaban keuangan selama satu tahun terakhir dan laporan pertanggungjawaban kegiatan organisasi yang telah dilaksanakan.

Selain itu, peserta juga merumuskan berbagai program kerja yang akan dijalankan pada tahun mendatang.

“Intinya hari ini kita mempertanggungjawabkan keuangan satu tahun, kegiatan yang sudah dilakukan, dan program-program satu tahun ke depan,” ujar Hamdani kepada wartawan.

Menurutnya, melalui Konferensi Kerja Kota PGRI Tangsel, seluruh program organisasi diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan memiliki target yang jelas. 

Salah satu fokus utama yang akan terus diperkuat adalah peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, seminar, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat).