SURABAYA, Infotren.id - Koperasi Kana terus memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan dengan memperluas jangkauan kemitraan bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 325 KDKMP di wilayah Jawa Timur dan Sumatera telah resmi bergabung dalam jaringan kolaborasi tersebut.
Kemitraan ini dirancang untuk mendorong kemandirian koperasi desa melalui dukungan nyata. Setiap KDKMP yang menjadi mitra mendapatkan bantuan operasional sebesar Rp2 juta per bulan. Selain dukungan dana, Koperasi Kana juga membuka akses pengadaan sembako melalui skema konsinyasi tanpa uang muka (DP).
Melalui skema tersebut, setiap KDKMP memiliki ruang untuk melakukan transaksi pengadaan barang hingga Rp200 juta per bulan. Langkah ini diambil guna memberikan keleluasaan usaha bagi koperasi di tingkat desa agar dapat berkembang tanpa harus menanggung beban modal awal yang besar.
Ketua Koperasi Kana, Jonathan Danang Wardhana, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan upaya membangun fondasi usaha yang kokoh bagi koperasi desa agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekitar.

“Kerja sama ini kami bangun supaya koperasi desa punya pijakan usaha yang lebih kuat. Bukan hanya terhubung sebagai mitra, tetapi juga mendapat dukungan operasional dan akses pengadaan barang yang memang dibutuhkan untuk bergerak di lapangan,” ujar Jonathan dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Menurut Jonathan, sistem konsinyasi tanpa uang muka merupakan pendekatan yang relevan bagi koperasi desa yang membutuhkan model kerja sama ringan namun tetap memberikan ruang tumbuh yang luas. Hal ini diharapkan dapat memicu keaktifan koperasi dalam menjalankan unit usahanya.
Melihat antusiasme dan kebutuhan yang besar di lapangan, Koperasi Kana memproyeksikan ekspansi kemitraan yang lebih masif. Jonathan menargetkan jumlah kerja sama ini dapat meningkat menjadi 700 KDKMP pada tahun 2026 mendatang.
“Target ini kami pasang karena kami melihat kebutuhan di lapangan memang besar. Semakin banyak koperasi desa yang terhubung dalam kerja sama seperti ini, semakin besar pula peluang bagi koperasi untuk tumbuh sehat dan memberi dampak ekonomi yang nyata di lingkungannya,” pungkasnya.