JAKARTA, Infotren.id – Bocoran terbaru manga One Piece chapter 1178 mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar. Bab terbaru yang dijadwalkan rilis resmi pada 29 Maret 2026 ini menjanjikan perkembangan plot yang signifikan, terutama mengenai sosok misterius Imu dan hubungannya dengan legenda bajak laut, Rocks D. Xebec.
Mengusung judul “Waking Up from Nightmare”, chapter ini langsung membawa pembaca ke tengah intensitas konflik di Pulau Elbaf. Pertempuran skala besar pecah melibatkan sejumlah karakter kunci, termasuk Monkey D. Luffy dan Pangeran Loki. Selain aksi yang memukau, bab ini juga menyoroti sejarah dunia yang selama ini sengaja dihapus oleh Pemerintah Dunia.
Transformasi Imu dan Teknik Diabolical Covenant
Salah satu poin utama dalam One Piece 1178 adalah transformasi bentuk Imu. Setelah sebelumnya sempat berhadapan dengan Usopp dan Brook, Imu kini menghadapi konfrontasi langsung dari Luffy dan Loki.
Dalam pertarungan tersebut, Imu memisahkan diri dari tubuh Gunko dan berubah menjadi wujud bayangan hitam pekat. Transformasi ini dinilai serupa dengan kekuatan para Gorosei, khususnya Saint Saturn yang terlihat pada insiden sebelumnya. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Imu merupakan entitas dengan kekuatan supranatural yang melampaui batas manusia biasa.
Imu juga memperkenalkan teknik baru bernama Diabolical Covenant. Serangan berupa tentakel hitam ini tidak hanya memberikan kerusakan fisik, tetapi juga memberikan kesan adanya kekuatan kontrak atau kutukan kuno yang selama ini jarang dieksplorasi dalam cerita.
Koneksi Mengejutkan dengan Rocks D. Xebec
Melalui dialog krusial, Imu secara eksplisit menyebut nama Rocks D. Xebec. Ia memberikan peringatan kepada Luffy bahwa sang kapten Topi Jerami bisa bernasib sama dengan Rocks, yakni dihapus sepenuhnya dari catatan sejarah.
Pernyataan ini menjadi konfirmasi terkuat sejauh ini mengenai keterlibatan langsung Imu dalam penghapusan jejak Rocks D. Xebec dari dunia. Para analis manga menilai informasi ini akan menjadi fondasi penting untuk mengungkap misteri Void Century atau Abad Kekosongan. Fakta ini juga menunjukkan adanya pola sistematis dari Pemerintah Dunia untuk melenyapkan tokoh-tokoh yang dianggap mengancam stabilitas kekuasaan mereka.
Kolaborasi Luffy dan Loki di Elbaf
Meski berada di bawah tekanan serangan Imu, Luffy tetap memberikan perlawanan sengit. Dalam mode Gear 5 atau kekuatan Nika, Luffy melancarkan serangan Gomu Gomu no Dawn Gatling yang berhasil menembus tubuh bayangan Imu. Hal ini membuktikan bahwa kekuatan Nika tetap menjadi ancaman nyata bagi penguasa tertinggi dunia tersebut.
Di sisi lain, Pangeran Loki menunjukkan kapabilitasnya dengan menggunakan pedang legendaris, Ragnir. Loki berhasil membekukan Imu dan Gunko untuk sementara waktu. Kolaborasi antara Luffy dan Loki ini menandai titik balik penting dalam pertempuran di Elbaf, sekaligus mengukuhkan posisi arc ini sebagai salah satu bagian paling krusial dalam saga akhir One Piece.