JAKARTA, Infotren.id – OMODA & JAECOO, bagian dari Chery Group, resmi memperkenalkan inovasi terbaru bertajuk Valet Parking Driver (VPD). Teknologi kendaraan cerdas ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pengguna melalui proses parkir otomatis, khususnya di area tertutup.
Teknologi VPD memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir secara mandiri, mulai dari mencari ruang kosong hingga memarkirkan kendaraan dengan presisi tanpa perlu kehadiran pengemudi di dalam kabin. Berbeda dengan sistem Auto Parking Assist (APA) konvensional yang bergantung pada marka jalan, VPD memanfaatkan sistem persepsi lingkungan untuk mengenali kondisi sekitar secara real-time dan menyesuaikan pergerakan secara otonom.
Melalui integrasi aplikasi ponsel, pengguna dapat mengakses fungsi remote summon untuk memanggil kendaraan ke titik penjemputan maupun mengaktifkan fitur parkir otomatis saat tiba di tujuan. Inovasi ini dinilai sangat relevan dengan kondisi kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat kepadatan parkir tinggi, seperti di pusat perbelanjaan dan area perkantoran.
“Pengembangan teknologi Valet Parking Driver didasarkan pada pemahaman terhadap kebutuhan pengguna yang semakin dinamis, khususnya di kawasan perkotaan dengan kepadatan tinggi. Lewat VPD, kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memberikan efisiensi dalam penggunaan kendaraan sehari-hari,” ujar Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma.
Sebagai bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi dan intelligent driving global, pengujian VPD akan dilakukan pada sejumlah model berbasis SHS hybrid, termasuk JAECOO 5 SHS-H, JAECOO 7 SHS-P, dan OMODA 7 SHS-P. Pengujian ini akan disaksikan langsung oleh hampir 100 perwakilan dealer global, media utama, dan KOL guna memastikan performa sistem tetap optimal dalam berbagai kondisi.
Komitmen OMODA & JAECOO dalam kendaraan elektrifikasi sebelumnya telah membuahkan hasil signifikan. Hal ini tercermin dari performa JAECOO J5 EV di Indonesia yang mencatatkan angka penjualan impresif pada awal tahun 2026, dengan rincian 1.942 unit pada Januari, 2.926 unit pada Februari, dan 2.775 unit pada Maret.
Dalam pengujian teknisnya, sistem VPD akan dievaluasi melalui tiga skenario utama yang merepresentasikan kondisi dunia nyata:
1. Remote Summon: Kendaraan diuji keluar dari area parkir menuju titik penjemputan secara otonom sembari mendeteksi hambatan seperti pejalan kaki atau objek statis.
2. Auto Valet Parking: Sistem secara mandiri mencari ruang parkir, melakukan manuver presisi, mematikan sistem operasional, hingga mengunci kendaraan secara otomatis setelah pengguna turun.
3. Human Vs Machine: Perbandingan efisiensi waktu dan akurasi antara sistem VPD dengan pengemudi berpengalaman dalam menghadapi ruang parkir sempit atau posisi buntu.
Meski menawarkan kecanggihan otonom, OMODA & JAECOO menegaskan bahwa VPD saat ini dirancang khusus untuk area parkir tertutup dan bukan untuk penggunaan di jalan umum. Pengguna tetap diimbau untuk memperhatikan kondisi sekitar dan siap mengambil alih kendali jika diperlukan.