TANGSEL, Infotren.id — Proyek perbaikan Flyover Ciputat senilai Rp3 miliar menuai sorotan publik setelah kondisi pekerjaan di lapangan dinilai belum sepenuhnya selesai, meski alat berat sudah ditarik dari lokasi.

Sejumlah pengguna jalan mempertanyakan progres proyek tersebut lantaran masih ditemukan beberapa bagian jalan yang belum rampung dikerjakan. Bahkan, papan informasi proyek juga tidak terlihat terpasang di sekitar area pekerjaan.

Pantauan di lokasi, Jumat (8/5/2026), permukaan jalan flyover memang tampak lebih mulus dibanding sebelumnya. Namun di sejumlah titik, aspal lama masih terlihat, khususnya di jalur arah Jakarta menuju Pamulang dan sebaliknya.

Selain itu, marka jalan belum terpasang secara menyeluruh. Beberapa lubang di kawasan sekitar Ciputat juga masih terlihat, sementara pekerjaan sambungan jembatan atau expansion joint belum dikerjakan.

Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara merasa proyek seolah belum benar-benar selesai, meski aktivitas alat berat sudah tidak lagi tampak di lapangan.

“Kirain sudah selesai karena alat berat sudah enggak ada. Ternyata masih ada jalan yang belum rapi dan marka juga belum jelas,” ujar Darussallam, pengendara motor yang melintas di Flyover Ciputat.

Keluhan serupa disampaikan Dedi Saputra, warga Pamulang, Tangerang Selatan. Menurutnya, proyek dengan anggaran besar seharusnya dapat diselesaikan secara maksimal agar tidak menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan.

“Kalau memang nilainya sampai miliaran, ya harus benar-benar beres. Jangan setengah-setengah karena ini jalur ramai dan tiap hari dilewati banyak kendaraan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten melalui penanggung jawab pekerjaan Flyover Ciputat, Sutarto, memastikan proyek masih dalam tahap penyelesaian.