INFOTREN.ID - Gubernur Banten, Andra Soni, secara tegas menetapkan program Sekolah Gratis sebagai prioritas utama dalam mandat kepemimpinannya saat ini. Langkah ini diambil bersama Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, untuk memastikan pemerataan akses pendidikan.

Program unggulan ini dirancang secara spesifik untuk menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan pendidikan layak. Fokus utama adalah menghilangkan hambatan finansial yang seringkali memaksa anak-anak muda harus berhenti belajar.

Masalah anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya menjadi perhatian serius bagi jajaran pemerintah provinsi. Mereka berupaya keras memastikan setiap warga negara usia sekolah mendapatkan haknya tanpa terbebani ongkos pendidikan.

Pernyataan penting ini disampaikan oleh Andra Soni dalam sebuah acara resmi yang diadakan pada hari Minggu, 8 Maret. Momen tersebut menjadi ajang publikasi visi besar pemerintah provinsi terkait sektor pendidikan.

Acara yang menjadi lokasi penyampaian visi tersebut adalah kegiatan 'Doa Bersama untuk Negara dan Santunan 1.000 Anak Yatim'. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia.

Lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut bertempat di Cipocok Jaya, Kota Serang. Momen ini dimanfaatkan Gubernur untuk menegaskan komitmen nyata pemerintahannya di hadapan publik dan tokoh masyarakat.

Andra Soni menekankan urgensi program tersebut sebagai respons langsung terhadap temuan di lapangan mengenai tantangan pendidikan yang dihadapi warga. Ia menyoroti dampak langsung biaya terhadap keberlanjutan studi anak-anak.

"Saya banyak menemukan anak-anak yang tidak sekolah karena faktor biaya. Maka, program Sekolah Gratis ini adalah upaya kami untuk memenuhi hak adik-adik agar mendapatkan layanan pendidikan yang layak," ujar Andra, dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

Pernyataan tegas tersebut menegaskan bahwa Sekolah Gratis bukan sekadar janji kampanye, melainkan sebuah solusi struktural untuk menjamin hak konstitusional warga Banten atas pendidikan, dilansir dari sumber berita terkait.