TANGSEL, Infotren.id – Nasib apes benar-benar dialami Iman Sopian. Sudah menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ia kini harus menelan pil pahit lain yakni tak lagi menerima gaji, bahkan diduga dipecat secara sepihak.
Bak sudah jatuh tertimpa tangga, kondisi Iman kian terpuruk. Luka fisik akibat dugaan kekerasan belum pulih, namun tekanan ekonomi justru datang bertubi-tubi, Rabu (1/4/2026).
“Sudah sakit, tidak digaji, sekarang seperti dipecat begitu saja. Saya benar-benar bingung,” keluh Iman Sopian.
Peristiwa yang menimpanya disebut bermula dari persoalan utang piutang yang masih menyisakan angka sekitar Rp 5 juta dengan terlapor berinisial AS, yang diketahui menjabat sebagai kepala seksi di Dispora Tangsel.
Adu mulut yang terjadi diduga memicu aksi kekerasan hingga membuat Iman mengalami luka. Namun yang bikin makin terpukul, dampak setelah kejadian itu justru lebih menyakitkan.
Iman Sopian mengaku kehilangan sumber penghasilan tanpa kejelasan, seolah nasibnya dibuang begitu saja dan uang tunjangan hari raya (THR) pun hilang tanpa meninggalkan jejak seiring kasus utang piutang dengan atasannya belum kelar.
Tak terima diperlakukan demikian, Iman akhirnya melapor ke Polsek Serpong. Laporannya tercatat dengan nomor LP/B/11/II/2026/SPKT/Polsek Serpong/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.
“Saya cuma minta keadilan. Jangan sampai korban malah makin diinjak,” tegasnya.
Di sisi lain, Inspektorat Tangsel, akhirnya angkat bicara terkait kasus ini. Inspektur Tangsel, Achmad Zubair, mengaku belum menerima laporan resmi secara internal, sehingga belum bisa melakukan langkah lebih jauh.