TANGSEL, Infotren.id – Aksi premanisme yang menyasar para pedagang kembali mencuat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terutama menjelang Lebaran ketika aktivitas perdagangan meningkat.
Seorang pedagang ayam menjadi korban pengeroyokan hingga penusukan setelah menolak memberikan uang kepada preman pasar di kawasan Pasar Bukit, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kamis (12/3/2026).
Korban diketahui bernama Emon Sanjaya (27), warga Kampung Maruga. Ia mengalami luka serius setelah diserang dua pria yang diduga kerap melakukan pemalakan terhadap pedagang. Bahkan, pelaku penusukan tersebut disebut-sebut merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Maruga Raya, Kampung Maruga RT 002/004, tidak jauh dari kawasan Balaikota Tangerang Selatan.
Seorang warga setempat, Ambon (43), mengatakan insiden bermula saat korban yang sedang membantu saudaranya berjualan ayam melihat dua pria meminta uang kepada para pedagang di Pasar Bukit.
Menurutnya, korban yang dagangannya belum laku saat itu menolak memberikan uang kepada para pelaku yang diduga merupakan preman di kawasan Pasar Bukit, Serua.
“Informasinya dagangan korban belum laku, tapi sudah dimintai uang di pagi hari. Karena itu korban menegur mereka,” ujar Ambon saat ditemui wartawan.
Teguran tersebut memicu adu mulut antara korban dan kedua pelaku di area pasar. Setelah sempat meninggalkan lokasi, korban justru dikejar oleh para pelaku hingga ke Jalan Maruga Raya, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan.
“Korban diikuti sampai depan Balaikota Tangsel. Di situ korban kemudian diserang dan ditusuk,” katanya.