TANGSEL, Infotren.id – Aroma permainan oknum kembali mencuat dari proyek pembangunan carwash di Jalan Pusaka Kencana, Serpong. Meski sudah disegel Satpol PP Kota Tangsel, aktivitas pembangunan di lokasi itu tetap berjalan mulus.

Yang lebih mengejutkan, tanda segel resmi diduga sengaja disembunyikan menggunakan lembaran seng tinggi agar tidak terlihat publik. Para pekerja pun bebas keluar masuk lewat jalur samping.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pihak tertentu yang sengaja melindungi proyek tersebut dari penindakan, Jumat (29/5/2026).

Saat dikonfirmasi di lokasi, seorang mandor proyek bernama Mumus secara terbuka menyebut nama seorang oknum Satpol PP yang diduga terlibat.

“Pak Ali yang nutupin segelnya,” ujarnya.

Ia juga mengaku bahwa sosok tersebut ikut mengurus proses legalitas bangunan. Pernyataan itu menjadi tamparan keras bagi penegakan aturan di Tangsel. 

Sebab jika benar ada keterlibatan aparat dalam proyek yang telah disegel, maka hal itu bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan bisa mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak perda.

Publik kini menanti sikap tegas Pemerintah Kota Tangsel dan Satpol PP untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum tersebut.

Apalagi sebelumnya Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan telah menegaskan tidak boleh ada proyek yang berjalan tanpa izin lengkap.