INFOTREN.ID - Kondisi kesehatan jiwa anak dan remaja di Indonesia memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan. Upaya pencegahan serta penanganan yang efektif menjadi krusial untuk memastikan masa depan generasi penerus bangsa.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan mental pada kelompok usia muda ini. Langkah konkret dinilai lebih mendesak daripada sekadar wacana.

Menurut pandangan Lestari Moerdijat, perlu adanya dorongan kuat dari komitmen kolektif untuk menciptakan sebuah mekanisme pencegahan dan penanganan yang solid. Mekanisme ini harus dirancang untuk melindungi kesehatan jiwa generasi penerus bangsa.

"Dibutuhkan langkah nyata yang lahir dari komitmen bersama yang kuat untuk membangun mekanisme pencegahan dan penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa," kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Langkah besar dalam upaya kolaborasi ini telah ditunjukkan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Kesehatan Jiwa Anak. Inisiatif ini menandai titik awal kerja sama antarlembaga pemerintah.

SKB tersebut secara resmi ditandatangani oleh sembilan menteri yang berbeda dalam lingkup kementerian negara. Penandatanganan bersejarah ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Peristiwa penting ini tercatat terjadi pada hari Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Momentum ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi implementasi program kesehatan jiwa yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

Lestari Moerdijat menekankan perlunya keseriusan dalam mewujudkan upaya yang lebih baik untuk pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak serta remaja. Komitmen dan kerja nyata semua pihak dinilai sangat dibutuhkan saat ini.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.